Konferensi Anak Indonesia 2013

Disini, aku akan menceritakan tentang pengalamanku mengikuti winnercamp pertamaku, pada tahun 2013 yang lalu saat aku masih di kelas 6 SD.

Tulisan di bawah ini ditulis saat aku masih kelas 6. Jadi, maaf kalau bahasanya masih anak-anak banget. Hahaha. Ngomong-ngomong, ini aku ambil dari wordpress aku yang lama, aku gabung dan aku salin kesini.

Hari Pertama, 6 Oktober 2013.

Aku harus bangun jam 05.00 pagi! Tapi gak apa apa karena hari ini aku semangaaaaaaaaat sekali! Setelah mandi dan sarapan, aku dan mama sebagai pendamping KONFA-ku diantar oleh papa dan adik-adikku ke bandara. Tapi pas mau check in di Bandara, pesawatku delay! 4 jam lagi.. uugh :=( Ganggu acara orang aja sih! bisa ketinggalan acara kan😥

Disingkat aja yaa.., jadi ceritanya udah 4 jam berlalu nih.. nah terus aku sama mama naik pesawat, gak berapa lama sampailah kami di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Mama di SMS sama kak Adelia kalau ada yang bakal jemput kami, pake kaos Konfa, dan kami diminta nemuin orang yang jemput kami. Orang itu udah nunggu di Dunkin’ Donut.

“Ma..itu ma orang yang jemput kita” bisikku kepada mama. Ketika kami mau mendekati orang itu, ternyata kakak yang jemput kami dideketin sama orang lain. Jadi malu, deh nyamperinnya._. Ohooo rupanya kakak yang jemput kami itu adalah kak Ricky / Rizky / Riko (aku lupa namanya) dan kak Ruth yang juga kakak LO-nya kelompok Hijau Tua. dan…orang yang deketin kak Ruth itu adalah Diva Azrifa Arnaz, delegasi dari Muara Teweh yang akan jadi temanku selama 6 hari di karantina nanti:) .

Oh iya, sekedar tahu saja ya..ternyata aku dan Diva satu pesawat pulang-pergi. Karena di Muara Teweh tempat Diva tinggal tidak ada bandar udara, maka ia memilih penerbangan dari Banjarmasin tempat aku tinggal. Sebenarnya Diva bisa saja sih memilih penerbangan dari Palangkaraya, ibukota Kalimantan Tengah. Jarak yang ditempuh sama saja sih dari Muara Teweh ke Banjarmasin dan dari Muara Teweh ke Palangkaraya.

Di mobil selama perjalanan dari bandara menuju Wisma PKK Melati Jaya tempat Konferensi dilangsungkan..,

aku sibuk main HP, balesin SMS temen sekolahku yang cerewet+lebay tapi asyik :p namanya Caca. aku duduk di sebelah Diva tapi kami cuman curi-curi pandang karena masih malu . Hahahaha..!

Kata kak Ruth, di wisma anak anak yang lain sudah pada makan siang, dan wisma cuma nyediain makan siang hanya sampe jam 12. sementara itu kami masih terjebak macet parah di Jakarta. Jadi, kak Ruth dan kakak yang satunya lagi aku lupa namanya:p mengajak kami (aku, Diva, mamaku, papa Diva) untuk makan di restoran cepat saji, McD.

Biasanya, kalau dirumah rekor makan terlama dipegang olehku, tapi entah kenapa aku yang paling duluan selesai makan waktu itu. Sst..Diva aja makannya gak habis lho..!😛

~~~

Setelah makan siang dan melanjutkan perjalanan, kami sampai di depan Wisma PKK Melati Jaya. Saat itu, lalu lintas sedang kacau. Mobil kami tidak bisa masuk karena ada bis rombongan pendamping Konfa yang mau keluar. Terus, kami juga melihat pengendara sepeda motor jatuh ke selokan😀

Kami datang pada saat sesi perkenalan delegasi. disana, aku duduk diantara Nabil dan Manika. Oh iya, sebelum aku duduk. aku disuruh menulis nama panggilan di sebuah kertas origami berwarna merah. Itu artinya aku kelompok merah. Sesi perkenalan diadakan di Dapur Sehat , tempat dimana kami berdiskusi. Sebelum masuk ke ruang Dapur Sehat, ada seorang kakak yang menghampiriku “Kamu 6 hari ini sama aku terus ya..nama aku Nadia” kata kakak tersebut. “Iya..” balasku.

Kakak yang tadi menghampiriku adalah kakak LO-ku & kelompok Merah, kak Nadia. Saat aku masuk ke ruang cubang, ada 2 orang anak yang nametagnya berwarna Merah, sama sepertiku. Mereka adalah Diah dan Manika. keduanya sama sama menanyakan “Nama kamu siapa?” dan hanya dijawab singkat olehku “Salsa.”

—-
“Hai..kamu sekamar sama aku kan?” kata seorang anak yang berkulit hitam manis dan berambut pendek. ia adalah Fanya dari Ambon. “Eumm..kamu kamar apa?” kataku dengan ragu. “Kamar blablabla (aku lupa)” jawabnya. “Oh, bukan. aku kamar Wortel” jawabku. Hehehe, Fanya salah orang. Fanya sekamar sama Bella (Salsabila Rahadevi) dari Cirebon. Karena namaku dan Bella sama-sama Salsabila, jadi dia salah orang😛 .

Asal kalian tau, hatiku saat itu sedang gelisah. Wah, kenapa? Ckckck..karena teman sekamarku belum datang juga! Dia yang paling akhir datang di Konfa. karena pesawatnya hanya ada jam 6 sore. Waow. Sementara itu, Diah dari Banten sibuk membujukku agar ia tidur bersamaku malam ini. Hahaha. ada-ada saja. Padahal kan, Diah sekamar sama Farah, bukan sama aku.

Setelah sesi perkenalan, kami keluar gedung Wisma PKK dan berjalan mengikuti kak Wei ke belakang. Aku berjalan di belakang putri solo. Kami akan bermain game Virus dan Tubuh juga Ikan Sayur Aduk. Sebelum bermain game, aku, Lala (Bengkulu), dan Diva (M.Teweh) disuruh berfoto dengan makanan yang dibawa dari daerah masing-masing. kenapa cuma kami bertiga? karena yang lain sudah berfoto sementara kami belum. Saat difoto, Lala kesulitan membawa makanan daerahnya lho! hihihi..
Setelah difoto, kami berkumpul dengan kelompok kami masing-masing. kami harus mencari anak yang nametagnya berwarna merah, karena itulah kelompok kami, kelompok merah. Kalau sudah terkumpul 6 orang anak, berarti sudah pas. Setelah itu, 6 orang anak tersebut dibagi 3. Aku bersama Nadira (Aceh) dan Ihsan (Jakarta), sementara itu sisanya adalah Diah (Banten) bersama Dini (Bojonegoro) dan Manika (Bali). Sialnya pada saat itu kacamataku ketinggalan di kamar! -_- sehingga aku berniat minjam kacamata Manika. Kebetulan dia juga minus, tapi dia minus 200 dan aku 100. Eh tapi gak jadi minjem lho._.

Permainan Virus Dalam Tubuh itu digabung 2 kelompok. Kelompok Hijau Tua dan Kelompok Merah digabung. Jadi anggotanya ada aku, Nadira, Manika, Diah, Dini, Ihsan dari kel. Merah dan Rani, Bio, Nana, Arya, Irsyad, Ayesha dari kel. Hijau Tua. Tapi Bio, Nana, dan Arya gak tau kemana-_- waktu itu mereka gak ada di kelompok kami. Kelompok yang digabung itu nanti disuruh ber”hompimpah alayhum gambreng” terus dipilih siapa jadi virus dan sisanya jadi tubuh. Ayesha, Dini, dan Diah yang jadi virus kalau gak salah. Sementara sisanya menjadi tubuh merapat membuat pertahanan agar tidak dimasuki virus. Semua virus dari semua kelompok membuat satu kelompok dan mereka juga membuat siasat agar bisa memasuki tubuh. Pada siasat pertama, tidak ada yang jatuh. Pada siasat kedua, kelompok kami jatuh karena tidak tahan. dan kalah. Masa ya..tubuh digelitik sama virus -_-

Permainan kedua yaitu Ikan Sayur Aduk. Ada yang jadi ikan, dan ada yang jadi sayur. Ikan dan kedua sayur membuat rumah. Setiap rumah ada 2 Sayur dan 1 ikan. Kak Beryl, kakak dari Indonesia Mengajar membacakan cerita. Jika kak Beryl menyebut Ikan maka yang menjadi ikan harus mencari sayur baru. Jika kak Beryl menyebut Sayur dalam ceritanya, maka yang Sayur boleh berganti pasangan dan harus mencari ikan baru. Namun, jika kak Beryl menyebut aduk maka semua boleh berganti dan bertukar tempat (ikan jadi sayur, sayur jadi ikan). Begitulah hingga kami capek. tapi seru lho..

Sorenya, kami briefing di ruang Dapur Sehat. Kelompoknya masih digabung. Jadi, Kelompok Hijau Tua masih bersama Kelompok Merah. Ihsan dan Irsyad jail banget waktu itu -_- . Aku dan Rani yang seorang Putri Solo pun menegur mereka.
Kami briefing dan belajar menyanyikan lagu yang sesuai dengan tema konferensi, belajar menyerukan yel-yel kami, membaca peraturan saat berkonferensi, dan membaca karya tulis teman-teman di dinding dapur sehat.

Terakhir, kami gladi kotor bersama. Maksudnya, kami latihan untuk upacara pembukaan pada hari kedua. Kelompoknya beda lagi. Aku sekelompok dengan Diva (M.Teweh) , Devita (Pontianak), IsMail (Grogot), Tiara (Toraja), dan Arya (Sulawesi). Kelompok kami dinamakan kelompok “Kalimantan-Sulawesi”. Kami berlatih menari bersama kak Lely dengan lagu Ampar-Ampar Pisang. aku bangga sekali waktu itu karena lagu tersebut berasal dari daerahku :p . Kami berlatih tari sambil membawa makanan daerah masing-masing.

Setelah gladi kotor, kami dipersilahkan untuk tidur karena malam sudah larut. Aku dan teman sekamarku, Evorista Bela Modia dari Flores baru tidur jam 11 Malam karena asyik bercerita tentang kehidupan kami. Yang paling semangat bercerita itu Evo, lho.. soalnya aku selalu diajak ngomong sama Evo. Tapi gak apa-apa, orangnya asyik kok😉

Hari Kedua, 7 Oktober 2013.

Kak Risma, kakak LO-nya Evo masuk ke kamar kami untuk membangunkan Evo. Aku terbangun, kemudian tidur lagi sebentar. Tak lama kemudian, giliran kak Nadia, kakak LO-ku yang datang untuk membangunkanku. Kak Nadia memberitahukan apa saja yang dibawa ke Gedung Kompas Gramedia, tempat dimana Upacara Pembukaan Konferensi Anak Indonesia 2013 dilaksanakan. Kami diminta turun kebawah dan berkumpul di Ruang Cubang untuk sarapan setelah kami mandi. Ketika kak Nadia keluar, aku dan Evo bergiliran mandi. Sebenarnya aku malas sekali karena airnya dingin._. Brr..

Aku dan Evo sekarang sedang bersiap-siap untuk turun ke bawah. “Vo..aku duluan ya..kunci sama kamu ya” pamitku. Karena Evo yang terakhir keluar kamar, maka ia yang membawa kunci kamar. “Iya..”

Aku bergegas turun ke lantai 1. dan mengikuti arah panah hingga akhirnya sampailah aku di ruang cubang. Cukup banyak anak-anak yang sudah ada di ruang Cubang. Aku mengambil sarapan yang telah disediakan dan duduk berkelompok dengan kelompokku. Setelah selesai sarapan, kami berjalan menuju bis. di Bis, aku duduk disamping Nadira dan Diah kalau nggak salah. Hehe..lupa soalnya. Sementara dibagian depan/belakang kami ya..? Manika dengan Dini dan Ihsan. Agar tidak bosan dan mengantuk selama di bis, kak Beryl, kak Trisa, kak Citra dan kak Wei membuat game dan pertanyaan. Kelompok kami aktif menjawabnya.

Beberapa saat kemudian, kami sampai di gedung Kompas Gramedia. Awalnya, supir bis kami membawa kami ke Gedung Kompas Gramedia yang lama.., padahal yang kami tuju adalah Gedung Kompas Gramedia yang baru yang ada di Kebon Jeruk, eh, iya gak sih? tau ah lupa ><

di gedung itu, kami gladi resik sebentar lalu melaksanakan upacara pembukaan. Setelah itu, kami membawakan tarian dari daerah masing-masing kelompok. Kelompok Kalimantan-Sulawesi membawakan tarian dengan lagu Ampar-Ampar Pisang. Selesai menari, kami tidak bisa turun panggung dulu. Kami harus memperkenalkan diri kami menggunakan bahasa daerah. Tak lupa, kami juga harus memperkenalkan makanan daerah yang kami bawa. Contohnya aku : “Ngaran ulun Salsa, ulun delegasi dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Makanan yang ulun bawa adalah Ikan Saluang Goreng”

Upacara selesai, seluruh delegasi, dan tamu undangan yang hadir dipersilahkan untuk makan siang. Saat makan, aku duduk disamping Wafa dan Bella yang bersama ayahnya. Lalu, mama memanggilku ke tempat beliau makan. Beliau duduk disamping Ayesha dan mamanya. Aku menghampiri beliau, kemudian duduk kembali di samping Wafa dan melanjutkan makan. Evo menunjuk-nunjukku. Oow.., rupanya Evo memperkenalkan diriku teman sekamarnya ini kepada ayahnya. Hahaha.

Setelah makan, kami , 36 delegasi diberi pembekalan oleh Badan POM, DR Dr. Yustina Anie Indriastuti, M.Sc, SpGk dari PDGMI, dan ibu Wida dari Lab M-Brio. Di sela sela pembekalan, kami juga diperbolehkan untuk ishoma sebentar (istirahat sholat makan). Oh ya, setelah selesai pembekalan dari satu orang, kami membentuk formasi foto dan berfoto bersama dengan orang yang memberi pembekalan. entah itu Badan POM, ibu Anie, atau ibu Wida, semuanya kebagian berfoto dengan kami..😛

Pembekalan selesai. Di depan ruang tempat kami diberi pembekalan, ada yang jual majalah Bobo, Girls, XYkids, dan National Geographic <– salah gak tuh tulisannya?._. Aku pun membeli majalah itu kecuali majalah XY-kids. Setelah itu kami naik bis dan pulang ke Wisma PKK Melati Jaya. di Wisma, kami refleksi materi kurikulum bersama kelompok masing-masing.😉 Malamnya aku membaca majalah tersebut ditemani Evo yang sibuk bertelponan dengan keluarganya, dan foto-foto. Karena Evo sibuk foto-foto, maka aku tidak mau kalah, aku juga narsis sendiri. Kadang, kami berfoto berdua. Oh iya, maaf ya Evo aku pernah minta kamu fotoin aku.. Hahaha!

Gambar

diatas adalah gambar kelompok Kalimantan-Sulawesi saat mau naik panggung. aku ada di belakang om kameramen tuh..gak terlalu keliatan, tapi Diva dan Devita lebih kasian karena mereka dibelakangku dan sama sekali gak kelihatan. Hahahaha..! Paling depan itu Tiara, lalu Arya, lalu Ismail, dan Aku.

Hari Ketiga, 8 Oktober 2013.

Brr…dinginnya pagi ini. Aku dan Evo bangun dan bergiliran mandi dengan air yang tak kalah dinginnya dengan cuaca pagi ini. Sebenarnya kami masih ingin malas-malasan di kasur masing-masing, tapi kami tak ingin melewatkan hari ini! kami juga tak ingin dijewer sama kakak LO masing-masing, huweeee…

Saat aku selesai mandi dan masih handukkan, kak Nadia datang membantuku menyiapkan segala perlengkapan untuk dibawa ke Kebun Wisata PasirMukti, Bogor. Yep, kami akan bertualang disana nanti! B-) . Usai bersiap-siap, aku duluan turun ke ruang cubang untuk makan. Seperti biasa, aku menitip kunci pada Evo. Sementara aku bergegas turun ke lantai 1 beriringan dengan Ayesha dan Dini yang kamarnya berada di seberang kamarku dan Evo. “Vo..aku duluan ya, bareng Dini sama Ayesha. Kunci sama kamu ya..” pamitku. Kemudian, aku berjalan bertiga dengan Dini dan Ayesha. “Iya…” sayup-sayup terdengar teriakan Evo menyahut dari kamar Wortel, kamar yang kutempati berdua dengan Evo.

Sampai di ruang cubang, aku mengantre untuk mengambil makan sebelum duduk berkelompok di Meja Makan Kelompok Merah bersama kelompokku. Saat aku mengantre, ada Kania dari Brebes. Aku gak begitu dekat dengannya, bahkan jarang ngobrol. Aku coba untuk senyum padanya, dibales atau enggaknya aku lupa. Hehehe..yang jelas, dulu, aku kira Kania itu delegasi dari Bali, ohoo..! rupanya dari Brebes toh, salah dong aku. Wkwk..

Singkat cerita, kami para delegasi sudah selesai makan dan sekarang sudah duduk manis di bis. Aku kalau gak salah sih.., duduk sama .. Dini dan Diah. Ah..aku lupa. Kalau gak sama Dini dan Diah, sama Manika dan Nadira. Pokoknya gak duduk bareng Ihsan! Waktu itu kayak anti banget duduk bareng Ihsan, dan Nadira cuma bisa pasrah karena kadang-kadang kebagian duduk disamping Ihsan. Hahaha.. . Di bis, aku sempat ngobrol bareng Alya Mafaza, delegasi dari Jogjakarta juga Agata Anjani delegasi dari Kepri.  dan aku pun sempat hampir dapet ‘pukulan’ dari Mai, delegasi dari Papua Barat yang emang wataknya beda sama delegasi lain:) , wkwkwk.. untung jarak antara kami agak jauh, jadi gak sampe dipukul deh :p . Kok bisa hampir dipukul? Iya dong, orang aku ngeledek logatnya’-‘ Oops, maaf ya Mai ^_^ *kasihsenyummanisbiarluluhhatinya* . Agar tidak jenuh, kak Beryl, kak Trisa, dan kak Citra membuat game. Kelompokku aktif mengikuti game-game tersebut. Ihsan selama permainan berlangsung, molor mulu-,- dan akhirnya Nadira pun juga gak tahan dan kepengen tidur. Jadi yang paling aktif jawab pertanyaan dari kakak-kakak di kelompokku cuman aku dan Manika.

Akhirnya, sampai juga kami di tempat tujuan, Kebun Wisata PasirMukti, Bogor setelah melewati perjalanan yang memakan waktu 2 jam lamanya ini. Kami duduk di tempat penonton, menonton ‘Pagelaran Padi Bernyanyi’ , Waah..kami disambut meriah oleh pekerja dan semua yang ada di KWP ini. Kami juga dipersilahkan makan pisang goreng sambil minum Limau Cui, limau/jeruk hasil kebun disini sambil mendengarkan pidato dari pemilik KWP ini. Ibu pemilik KWP ini fashionable banget lho..^^ dan gayanya vintage.

Gambar

Kegiatan kami di KWP bermacam-macam. Mulai dari memanen padi, membajak sawah, menangkap ikan, memanen sayur kangkung, mencabut singkong, belajar tanaman palawija, dll. Saat membajak sawah, kan berdua-berdua tuh..sebenarnya aku tuh pengennya bareng Nadira, tapi Nadira sama Manika. Terus aku pengen sama Diah, ternyata Diah bareng Dini. Ya sisa aku sama Ihsan dong-.- akhirnya dengan berat hati (sebenarnya Ihsan juga berat hati, wkwk) kami berdua bajak sawah bareng. satu kerbau! waw-_-. Aku sudah minta sama kak Nadia supaya jangan difoto pas kami bajak sawah, oops ternyata aku ngeliat kak Nadia memotret kami saat naik kerbau berdua. Yasudah, aku mohon mohon lagi agar fotonya dihapus. Ya, akhirnya fotonya dihapus sama kak Nadia. Tapi beberapa bulan kemudian, Diva dari M.Teweh menyebar fotoku dan Ihsan saat membajak sawah. Entah darimana dia dapat foto itu, mungkin dari om kameramen. Aku lupa bilang sama om kameramennya😦 . Tapi gak papa-lah, foto itu jadi kenangan^^.

Gambar

Setelah puas bermain-main, kami membersihkan diri di pancuran air. Anak cewek di pancuran air untuk anak cewek, sementara anak cowok di pancuran air untuk anak cowok. Aku gantian pancuran air sama Putri dan Bintang. Karena aku dan mereka gak terlalu dekat, jadi itu ‘jalan’ untuk mengakrabkan diri,hehehe. Mandi di pancuran air gak lepas baju, cuman buat bilas doang. Selanjutnya, kami masuk kamar mandi. Aku mandi berdua bareng Dini. Sst..jangan dibayangin! -_- Wkwk

Setelah mandi, kami duduk di tempat penonton sambil menyisir rambut. Sebagian ada yang melahap bekal roti coklat yang disediakan oleh pihak panitia. Dini makannya lahap banget, kayaknya kelaparan deh tuh anak, hihihi. Kami yang beragama islam sholat di sebuah ruangan yang sepertinya bekas gudang. Dih..berantakan banget. Aku gak sholat berjamaah bareng Fidel dan yang lain. Ruangannya kecil dan itu gak memungkinkanku untuk ikut bergabung. Akhirnya, aku sholat sendiri. Mukenaku sempat dipinjam sama Diva rasanya._. terus juga bawahannya pernah dipinjem sama Putri. Oh ya, di ventilasi udara ruangan itu, ada hewan mirip cecak/tokek. Entah apalah itu, yang jelas ukurannya besar sekali. Tidak seperti ukuran cecak/tokek yang lazimnya kita temui. kata Aldis itu hewan siluman’-‘. Hiiy..takut.

Hari sudah siang, tentu kami sudah kelaparan sekali. Kami akhirnya dipersilahkan makan siang di ruangan terbuka. Eits..tapi tetap berkelompok. Makannya pun ada peraturannya lho. Katanya kalau di kelompok ada yang mau tambah nasi, semuanya harus tambah nasi. atau ada yang mau tambah ayam, semua harus tambah ayam. Aku lupa deh peraturannya, aku gak ngerti dan lumayan berbelit-belit. Manika sebagai ketua kelompok Merah yang mengerti dengan peraturannya, menjalankan tugas sebagai ketua kelompok yang baik. Ia rela makan belakangan demi membagi porsi makan kami agar sesuai. Waktu itu, Ihsan makan lahap banget. Sampe mau nambah dan kami semua para cewek melarang. “Gak boleh!” . Soalnya kami gak mau nambah. Kan peraturannya kalau ada satu yang nambah, semua harus nambah. Oh ya, kak Wei membuat kejutan untuk kami. Bagi yang beruntung, dibawah nasinya terdapat beberapa potong sayur pare yang semua delegasi tidak suka sayur itu! Kecuali aku sih..aku emang suka daridulu. Dini dan Diah sampai muntah makannya. Kasian banget.. Padahal nih, aku pengen minta pare punya Nadira dan Dini, tapi kak Wei melarang😦 . Niatku kan baik mau meringankan beban mereka, hahaha.

Usai makan, kami menyaksikan demo masak dan belajar meracik makanan bareng ibu Siska Switomo, chef yang sering ada di televisi itu lhoo..😀 . Wah asyik. Masing masing kelompok mendapat giliran membuat bekal yang kemudian dinilai oleh ibu Siska sendiri. Kami bersemangat sekali karena kelompok kami-lah yang mendapat giliran pertama. Sebenarnya bekal kami gak menarik sih, tapi seimbang. Bekal kami bersaing dengan bekal buatan kelompok lainnya, terutama kelompok Biru yang bakal jadi saingan terberat kami. Tapi ternyata,katanya gak ada yang menang. padahal sebenarnya aku tau dari matanya ibu Siska, kalau yang menang itu bekal kami tapi mungkin  gak enak ngomongnya dihadapan kelompok Biru. Usai membuat bekal, masing masing kelompok mendapat giliran foto bersama ibu Siska. Sayangnya, sampai tulisan ini dibuat, aku belum menemukan foto kelompok Merah bareng ibu Siska. Foto kelompok lain sih..ada. Tapi gak apa-apa, kami seluruh delegasi pun mendapat kesempatan foto bersama ibu Siska;). Yeay!

Setelah seharian menyerap alam di Kebun Wisata PasirMukti ini, kami pulang ke Wisma PKK Melati Jaya untuk briefing sebentar dan istirahat. Hufft.. Lelah rasanya..tapi seru!^^

Hari Keempat, 9 Oktober 2013

Bangun..Bangun!! Hari ini kami ke Lab MBRIO Bogor! Yeay, asyik!😀 . 4 hari di Jakarta, 2 hari di Bogor. Seperti biasa, aku dan Evo bergiliran mandi dan bersiap siap. Kali ini, kunci aku yang bawa. Karena aku giliran terakhir mandi._. Kak Nadia dan kak Risma masuk ke kamar kami untuk memberitahukan apa saja yang akan kami bawa untuk ke laboraturium makanan di Bogor nanti.

Aku turun kelantai 1 sendirian, menitipkan kunci ke loket penitipan kunci di ruang utama, lalu pergi cuci tangan dan makan di ruang makan untuk sarapan bersama. Nyamm..nyamm..kami harus makan yang banyak agar kami tidak kelaparan di perjalanan😛 . Selesai makan dan setelah semua dirasa siap, kami naik bis yang sudah tersedia di depan wisma. Eitt…tunggu dulu! Setelah didalam bis aku baru saja sadar kalau kacamataku, alat bantu satu satunya agar dapat melihat dengan jelas tertinggal di kamar! Huweee.. akhirnya aku buru buru kembali ke wisma untuk mengambil kacamata. Hufft… untung gak sampai ketinggalan bis.

di perjalanan, kami melanjutkan game yang kemaren. Begitulah, setiap di bis kami selalu bermain game agar tidak bosan. dan seperti biasa, setiap kelompok aktif mengikuti game tersebut. Hingga tidak berapa lama kemudian, sampailah kami di depan sebuah bangunan. bangunan tersebut adalah laboraturium makanan yang akan kami kunjungi. Turun dari bis, kami berbaris sesuai kelompok dan masuk bergiliran. Kami duduk di kursi yang telah disediakan. Sebelum masuk ke ruang lab, kami harus mengenakan jaket dan masker. Bagi yang tidak mengenakan kerudung, pakai penutup kepala. dan rambutnya harus diikat kalau yang panjang. Supaya kuman di rambut tidak menempel ke makanan yang akan kami ujicoba.

di Laboraturium, kelompok kami dipisah dengan kelompok lain. Bergiliran memasuki sebuah ruangan. dipandu oleh kakak kakak dari laboraturium MBrio Bogor. Oh ya, masing masing kelompok diberi kesempatan untuk melihat kuman dan bakteri menggunakan mikroskop lho! Tapi sayang, keberuntungan tidak berpihak pada kami😦 . Saat kelompokku masuk ke ruangan mikroskop, entah ruangan apa itu namanya, dan saat kami mau mencoba, ternyata listrik padam-_- Mati lampu saudara-saudari! Kalau nungguin sampai listriknya nyala kembali, itu lama bangeeet. Wah, kasian-kasian-kasian -_-” Jadilah kami tidak sempat mencoba mikroskop.

Kami diajak memeriksa makanan basi, makanan yang tidak ada labelnya, makanan yang ada benda asingnya, dan lain sebagainya. Seru banget deh! Setelah selesai meneliti, kami disuguhi yoghurt oleh pihak Lab MBrio Bogor. Aku duduk disamping Dini dan siapa gitu, lupa yang satunya. Aku dan Dini mendapat yoghurt rasa blueberry kalo gak salah, sementara yang lain dapat rasa strawberry, enak banget:” . Punya kami asem2 gitu. #yaiyalah /plak

Pulang dari Lab Mbrio, kami seluruh delegasi diajak makan siang di Foodcourt Botani Square Bogor. Horee..! diluar dugaan😉 . Masing masing delegasi diberi uang sejumah Rp.30.000,00 yang dipegang oleh LO masing-masing. Kita boleh mesan apa sajaa..asal uangnya cukup. Kalaupun uangnya ada sisa, buat kakak LO-nya. Muhihihi..kasian deh, kakak LO makan siangnya nasi kotak, lah kami? Wkwkkw.

Makanan yang dipesan kelompok Merah yaitu :

Salsa : Bebek Bakar.-.

Manika & Ihsan : Bebek Goreng.

Dini, Diah, & Nadira : Bakso.

Selesai makan, aku cuci tangan di tempat yang telah disediakan. Terus, ada tuh remaja cewek yang nanyain aku. “ini Botani Square ada acara apa, dek?” . “Gak tau, gak ada deh kayaknya.” jawabku. “Ooh, Konferensi Anak ini dari Majalah Bobo kan?” . “Iyaa..” blablablabla begitulah._.

Setelah cuci tangan, aku nyariin Bella. Kenapa? Soalnya besok dia ulang tahun. Aku tanya tanya ke beberapa delegasi dengan pertanyaan yang sama “Liat Bella gak?” . dan jawabannya pun selalu sama “Enggak”. Alhasil, gak ketemu-ketemu dah tuh si Bella! -_-

Kenangan di Botani Square yang paling gak bisa dilupakan itu…, . Para cewek yang agamanya Islam ikut sama kak Lintang ke musholla disana. Nah, kami semua sholat bergiliran. Setelah semuanya sholat, kami berjalan pulang. Botol minum punya Nadira ketinggalan, untung aku lihat. Jadi, aku bawain deh botol minum punya Nadira. Sementara Nadira-nya gak tau kemana, udah jalan duluan kali. Aku kan di mushola bareng Rani, si Putri Solo itu… nah, aku waktu itu bawa botol minum 2. Botol minumku dan Nadira. Jadi, aku minta pegangin Rani botol minumnya Nadira. Terus, aku kebelet pipis :3 . Eh, Rani juga ternyata. Akhirnya, aku, Rani, dan kak Lintang keliling Botani Square nyari toilet. dan ini yang paling seru…

Waktu lagi nyari toilet… Rani bilang “Kenapa kita baru akrabnya sekarang ya?” sambil masang muka sedih gitu. Aku yang kaget ditanyain putri solo begitu, cuman jawab “Iya..” . Entah apa yang aku rasakan dan pikirkan waktu itu. Selebihnya aku lupa. Selesai buang air kecil, kami jalan keluar dari botas. dan masuk bis. Untung supir bisnya baik hati, jadi mau deh nungguin 2 anak yang kebelet pipis ini, hahaha.

Setelah itu kami pulang ke wisma PKK Melati Jaya. di Wisma, kami menyusun deklarasi untuk dibacakan dihadapan ibu Mentri dan seluruh tamu undangan besok di hotel Le Meridien. Di tengah tengah menyusun deklarasi, kami diperbolehkan untuk ishoma (istirahat sholat mandi) dan makan malam. Selanjutnya, kami kembali menyusun deklarasi sampai jam 2 malam. Kebanyang kan..betapa ngantuknya kami saat itu. Hingga lewat jam 12 Malam, tidak ada satupun delegasi yang tidur. Akan tetapi..mereka semua tidak berkonsentrasi selama menyusun deklarasi. Yang paling semangat itu Ayesha dan Fidel juga beberapa anak lainnya..wah, padahal mata mereka juga sudah tidak tahan. Tapi apalah daya, kita harus menyelesaikan deklarasi malam ini juga karena akan dibacakan besok. Iya, besok.

Agar mata kami segar, kakak kakak menyajikan snack kepada kami. Kami boleh pilih, mau minum susu/kopi/teh. Aku mau minum kopi, tapi lupa nambahin gula -__- jadi agak pahit pahit getoooo . Eh emang kopi pake gula ya? tau deh. Kalau gak kopi, aku minum teh waktu itu. aku lupa.

Jam 2 Malam.. Hufft..akhirnya kami berhasil menyelesaikan deklarasi ini. Lega deh rasanya. Aku dan Evo langsung mengambil kunci dan… tidur.

Hari Kelima, 10 Oktober 2013.

“Evo..bangun!” aku membangunkan Evorista Bela Modia, teman sekamarku yang baru kelas 5 SDK Ruteng III, Flores ini.  Setelah Evo bangun, aku dan dia bergiliran mandi. Ohoho keributan terjadi di kamar kami😀 . Kebetulan yang mandi pertama adalah Evo. Saat Evo mandi, Evo berteriak di dalam kamar mandi. “HEII…YANG ADA DISANA!! YANG ADA DISINI..! SEMUA IKUT BERNYAANYII..” hahahaha, ada ada saja ya Evo, nge-rock di kamar mandi :v . Aku yang mendengarkan sambil merapikan tempat tidur ikut bernyanyi bersama Evo. Pagi pagi kamar udah rame😀. Lalu, saat giliranku mandi. Aku membalas Evo. Kini giliranku yang teriak teriak dalam kamar mandi. Tapi cuman sebentar, takut yang lain pada keganggu. Hahaha. Karena Evo-lah orang pertama yang nge-rock di kamar mandi pada saat Konfa, maka aku sebut ia ROCKER KONFA 2013.

Hari ini, setelah selesai sarapan kami berangkat ke Le Meridien Hotel. disanalah deklarasi dibacakan. di bis, kami melaksanakan pemilihan. Pemilihan ini untuk memilih siapa yang akan membacakan deklarasi, membacakan keseharian di konfa, dan lain sebagainya. Saat sudah sampai di ruangan tempat deklarasi di bacakan, kami latihan sebentar. Belum ada tamu yang datang jadi kami masih sempat gladi resik. Sst..kami punya kejutan lho. Kami tidak langsung duduk di kursi yang disediakan. Kami bersembunyi dan memberikan kejutan kepada para tamu undangan. Apa kejutannya? Kami menari mengelilingi para tamu undangan sambil menyanyikan lagu tema konfa.

Tema Lagu Konfa

Bait 1 :
Ayo kawan kita semua
makan makanan lengkap dan sehat.
ada karbonya, banyak sayurnya
ada dagingnya, juga buahnya.

Makan sehat supaya kuat
otakku cerdas blajarku giat

Bait 2 :
Ayo kawan kita semua
jangan lewatkan sarapan kita
slalu membawa, bekal ke sekolah
sehingga kita tak perlu jajan.

Pagi-pagi kita sarapan, membawa bekal tak perlu jajan.
Badan segar siap belajar, otakku tajam karena sarapan.

Bait 3 :
Jangan lupa cuci tanganmu
Basahi tanga dengan air bersih.
Janganlah lupa, gunakan sabun.
gosak dan bilas lalu keringkan.

Seblum makan kita berdoa, barulah kita siap tuk makan (2x)

Bait 4 :
Ada nasi singkong dan jagung
semua sama sumber tenaga
ikan dan telur, ayam dan daging
supaya kita bertumbuh besar

Sayur mayur supaya sehat, buah buahan menjaga badan.
Makan lengkap sehat bergizi, habiskan semua tidak bersisa (2x) 

Setelah itu, kami berbaris. Jika nama kami dipanggil oleh pembawa acara, kami maju dan memberikan salam kepada para tamu undangan kemudian duduk di kursi yang telah disediakan. Videonya bisa kalian lihat di youtube dengan judul “Konferensi Anak Indonesia 2013”.

Setelah upacara puncak selesai, kami dipersilahkan makan siang dan sholat.

Gambar dari kiri ada Wafa, Diah, Aku, Lala, Kania, Tata, dan Bio.

Aku juga sempat foto bareng dengan beberapa delegasi😉

 

Gambar

Tiara, Manika, Salsa.

 
Gambar

Tiara, Manika, Salsa

Gambar

Nadira dan Salsa.

 
Gambar

Dini, Nadira, Salsa

Gambar

Tiara, Dini, Salsa, Agata,

Gambar

Diah, Salsa, Sumi.

Gambar

Evo sang rocker konfa 2013, Bio, dan Salsa.

Gambar

Evo teman sekamarku, Bio, Salsa.

Gambar

Bio, Salsa, Kania, dan pak Chef😀

Setelah makan, aku, Nadira, Diah, dan pendampingnya Diah sholat di lantai atas. Bareng sama mama dan papanya Ihsan, kepala sekolahnya Mai, dan satunya aku lupa. Aku, Nadira, dan Diah sholat berjamaah dengan pendampingnya Diah sebagai imam. Setelah sholat, kami ganti baju karena kami akan ke..DUFAN! Yohooo!.
 
Sebelum ke dufan, aku melihat di samping tumpukan piring ada kertas dan pensil. Lalu aku ambil kertas dan pensil tersebut, aku mulai minta nomor teman-teman. Akhirnya yang lain pada ngikut dan kami saling tukeran nomor telepon.
Gambar
Setelah itu kami pergi ke dufan. Di bis,  Aku duduk disamping Diah dan Nadira. Waktu turun dari bis, aku minta pinnya Rani dan Devita. Tuker-tukeran pin gitu deh. Wahana pertama yang kami naiki di dufan adalah perahu ayun. Aku duduk disamping Diah dan Nadira. Semua delegasi ikut mencoba perahu ayun. Yang bukan dari konfa cuman satu orang, om om pakai baju putih disampingku. Yang lainnya, konfa semua…! Selesai menaiki wahana perahu ayun, aku kehilangan Diah. Akhirnya aku pergi bersama Nadira dan tantenya. Kami nonton The Treasure apa gituu lupa :3 . Setelah nonton itu, Oow..aku kehilangan Nadira. “Bio, kamu sama siapa?” kataku saat melihat Bio. “Sama Nana, tapi Nana-nya gak tau kemana..” jawab Bio. “Oohh..aku sama kamu ya” kataku. “Oke!”
 
Akhirnya, aku seharian bareng sama Bio. Kadang sama kak Trisa dan kak Citra juga sih. Gandengan tangan. Nah, waktu mau naik niagara-gara, ketemu sama Nadira yang udah basah kuyup, hahaha. Ternyata Nadira sama Diah -_-. “Salsa..tadi aku sama Diah nyariin kamu” kata Nadira. “Aku juga tadi nyariin kalian berdua” jawabku.  di antrian niagaragara, aku juga bertemu Diva. Diva sama Devita dan Fanya kalau gak salah. Oh iya, aku naik rollercoaster bareng Bio. Seru lho! Kepalaku pusing -________-” . Terus, pas aku dan Bio mau beli minuman, ada Aldis. “Eh kalian mau kemana?” tanya Aldis. “Mau beli itu..” jawab kami. “Aku ikut ya!” . Aku, Bio, dan Aldis membeli minuman Bubblegum apa gituu..dengan rasa yang sama. Selanjutnya, kami bertiga naik wahana arung jeram. Kami berlarian menuju wahana itu, saling kejar-kejaran. Hahahha. Aldis yang paling cepat larinya, disusul Bio, lalu aku. “Aldis tungguuu…!” .
 
Waktu ngantre arung jeram, aku diserobot sama tante tante yang sok cantik. Yaudah, aku balas. Aku serobot lagi tante tante itu. dan tante tantenya kesal. Hahaha…siapa suruh main nyerobot sembarangan :p . Setelah berkali kali main arung jeram dan niagara-gara, aku dan Bio kurang puas. Kenapa?Badan kami gak basah soalnya! Hahaha-_-. Seru banget waktu itu :3 Aku kangen {}
 
Gambar

Diah, Nadira, Salsa.

Gambar

di Bis masih sempat-sempatnya foto bareng Diah😉

Gambar

Kak Citra, Salsa, kak Trisa.

Gambar

Seluruh delegasi. Tapi gambarnya kepotong jadi ada yang gak muat😦

Sayang banget, aku gak ada foto bareng Bio di dufan😦 Ahhh..

Malamnya, semua delegasi kumpul di dapur sehat. Kami nari bobo dipandu sama kakak-kakak LO. Terus, kami diberi nasihat dari kakak-kakak LO. Huwaa sedih, malam perpisahan sih. Setelah selesai memberikan nasihat, kami boleh main bebas. Delegasi lain pada mengerubungi Evo. Mau denger Evo nge-rock. Tapi kelompok Merah enggak. Kami malah main peluk-pelukan. Soalnya Diah malam ini pulang😦 . Memang ada beberapa delegasi yang pulang malam ini karena pesawatnya gak ada besok. Beberapa diantaranya adalah Evo, Diah, Farah, dan Alya.

Kebetulan, teman sekamar Bio, Alya malam ini pulang dan teman sekamarku, Evo juga pulang malam ini. Maka aku memutuskan untuk menginap di kamar Bio. Saat memindahkan koper ke kamar Bio.. “Salsa..kamu pulang malam ini?” tanya Bella. Aku yang waktu itu punya ide licik menjawab “Iya..” . MWAH! Bella mencium pipi kiriku.. Hwaaa…hahahaha “Nih cium dulu sebelum pulang.”

Hahahaa..

Selesai menaruh barang di kamar Bio, kami main di lantai 2. “Loh? Salsa? Katanya mau pulang?” kata Bella saat melihat kami. “Enggak kok, aku pulangnya besok” kataku. “Yah, yaudah gajadi deh ciumnya” kata Bella. “Gapapa..besok cium lagi aja. Hahaha”

Rani meminta kami semua menulis kata kenangan di buku miliknya.., saat giliranku menulis, aku nulis yang sejujur-jujurnya tentang Rani. Ahahaha.
 
Malam telah larut, aku dan Bio pun sudah terlelap dalam mimpi masing masing. Good night guys!😉