Some Random Tips From Me

Haii udah lama banget ya sejak aku terakhir kali nulis di sini.

Nah, kali ini aku datang membawa tips ala-ala untuk kalian semua. Berhubung beberapa temanku nanyain aku gimana sih caranya buat lolos ARKI, gimana sih caranya agar cerita kita memenuhi kehendak juri, gimana sih caranya biar terpilih, dan semacamnya, aku terpikir untuk menuliskannya di blog. Biar keren kayak teman-teman penulis lainnya gitu, haha.

Well, aku sendiri juga sebenarnya enggak merasa pantas untuk memberi tips seperti ini. Belum cukup hebat untuk itu. Lolos ARKI2015 kemarin juga bagiku hanya hoki, karena aku gagal di tahun berikutnya. Tapi, yaudah lah ya, kita sharing aja. Aku nggak akan memberi judul postingan ini Tips Lolos ARKI, enggak. Karena kalau nanti aku sendiri enggak lolos lagi kan malu, whahaha.

Jadi, ini beberapa yang menurutku perlu diperhatikan, cekidottt

  1. Ide yang fresh dan kreatif

Buat para juri tertarik dengan ceritamu yang berbeda dari kebanyakan yang sudah ada. Ide bisa didapat dari mana saja, kok. Dari pengalamanmu sendiri, dari mengamati orang-orang di sekitarmu, permasalahan yang terjadi baru-baru ini, pertengkaran kecil dengan adikmu, bahkan dari tetes hujan yang membasahi jok kendaraanmu.

Kan banyak tuh yang bisa tiba-tiba jadi puitis hanya gara-gara hujan turun atau secangkir kopi, hehe. Tapi, kalau bisa jangan ikut-ikutan ya. Karena hujan dan kopi sekarang udah mainstream banget. Aku aja bosen kalau nemu tulisan yang terinspirasi dari kedua hal tersebut. Hujan identik dengan kenangan. Kopi identik dengan dia masa lalumu. Senja identik dengan memori indah bersamanya. Aduh, aku kok jadi ngelantur gini, ya?

Intinya, bikin gebrakan baru! Penulis dituntut untuk kreatif, hehe. Mungkin kamu bisa memulai dengan melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Misalnya, kamu sudah punya kerangka karangan. Cerita tentang A yang enggak sengaja menginjak buntut kucing kemudian kakinya lecet dicakar oleh si kucing.

Coba berpikir bagaimana kalau tokoh utamanya diganti jadi si kucing? Bagaimana kalau melihat cerita dari sudut pandang si kucing, bagaimana kalau sedang asyik berleha-leha di suatu sore kemudian ada yang mengganggu santaimu dengan menginjak ekormu? Parahnya lagi, yang menginjak badannya besar dan menggunakan high heels, waduh langsung kabur ke rumah sakit kucing, deh!

2. Pastikan apa yang kalian tulis sesuai dengan tema

Ini kudu banget. Gak mungkin dong ya kalau temanya perbedaan, yang kita tulis malah tentang persahabatan. Bisa-bisa, naskahmu berakhir sebagai tumpukan kertas berdebu karena juri males baca. Aint nobody got time for that, kalau kata meme-meme. Hehehe. Juri sibuk mencari naskah terbaik yang sesuai tema dan menarik, tentunya. Jadi pastikan naskahmu harus sejalan dengan apa yang ditentukan.

Tapi ngomong-ngomong, kita sendiri juga harus paham betul dengan tema yang diberikan. Kalau paham, nantinya akan mudah mendapatkan ide dan menuliskannya.

3. Cara penyampaian atau gaya bercerita

Ini juga penting, cara kita menyampaikan pesan lewat sebuah cerita. Gimana ya nyebutnya? Gaya bercerita, deh. Setiap orang punya gaya bercerita yang berbeda-beda, biasanya dipengaruhi oleh lingkungan dan bacaannya. Sesuai nyamannya kamu aja, ya. Kalau kamu nyaman bercerita dengan santai seperti ini, kamu tulis seperti ini. Tapi kalau menulis cerpen menggunakan gaya bahasa yang santai, sih, menurutku kurang. Walaupun unik, tapi biasanya lebih tertarik dengan gaya bahasa yang.. gimana ya, lebih mendalami gitu, mungkin? Enggak harus baku dan puitis, kok. Asal mudah dimengerti.

Ada juga orang-orang yang terbiasa menulis dengan penuh majas. Puitis, baku, penuh makna dan diksi yang bagus di setiap kalimatnya. Enggak apa-apa, asal kita sendiri benar-benar tahu artinya. Jangan cuma bisa mencari bagusnya dan asal berima saja, ya. Kita sendiri harus benar-benar paham apa yang kita tulis dan usahakan orang lain yang membacanya juga mengerti.

Sst, tapi cara penyampaikan dan alur yang unik punya kemungkinan beruntung lebih besar, lho.

4. Sering-sering baca buku

Bukan benar-benar penulis kalau enggak suka baca buku juga. Harus sering-sering baca buku untuk memperbanyak kosakata. Kita juga bisa belajar menyusun alur yang unik dengan mengamati cerita di buku, loh. Nah, untuk lomba ARKI sendiri, usahakan untuk sering membaca buku terbitan Mizan, agar tahu cerita seperti apa sih yang masuk kriteria mereka. Begitu yang aku dapat dari menonton video Tips Lolos ARKI di Youtube. Yuk, ditonton juga.

5. Kirim sebelum deadline.

Mungkin kalian mikir, “Ah ya iyalah Sal, kalau itu sih aku juga tahu.”
Tapi serius, ini penting. Sebagus apapun cerita kalian, enggak akan bisa lolos kalau kirimnya setelah deadline. Jadi, catat baik-baik tanggal deadlinenya dan jangan sampai kelewat, ya. Kalau bisa, sih, naskah ARKInya dibikin sekarang, kan temanya sudah ada, tuh. Kirimnya jangan mepet-mepet deadline, agar kalau nanti ada ide baru, kamu bisa garap lagi, dan takutnya enggak sempat ngirim. Ya siapa tahu aja kamu sibuk banget menjelang deadline.

6. Jangan lupa berdoa.

Kalau semuanya sudah beres, yang perlu kamu lakukan setiap saat sebelum pengumuman adalah berdoa. Tuhan pasti akan mendengar doamu, kalau kamu bersungguh-sungguh.

Percuma, dong, sudah susah payah menulis, kalau enggak dibarengi dengan doa? Berharap lolos ke siapa? Ke juri? Ke Tuhan, dong. Agar hati Juri terketuk saat membaca naskahmu, hehehe.

Nah, mungkin segitu dulu aja ya random tips dariku. Semoga bisa bermanfaat. Yuk, semangat nulis buat ARKI! Jangan takut gagal, dicoba dulu aja. Sama-sama berjuang, ya.  Semoga kita semua beruntung dan berkesempatan untuk bertemu di ajang sekeren itu, ya! ❤

See you @ ARKI 2017!

Salam The Next Creator!

Lots of Love,

Salsa.

Advertisements

9 thoughts on “Some Random Tips From Me

  1. Boleh nambahin dong yaaa hihi XD
    Jangan lupa unsur ke”khas”an daerah kadang jadi perhitungan tuhhh. Bisa nambahin nilai lah dikit2.
    (tahun lalu aku malah nulis sesuatu yang ngebunuh unsur daerah sih :’vv)

    Like

  2. Halo Salsa! Sebelumnya salam kenal ya, dan makasih juga udah ngasih tipsnya, hehe. Aku mau nanya nih, kamu udah dapet pemberitahuan lengkap ARKI 2017 atau panduannya belum? Atau sama Mizan emang belum diunggah, ya? Bingung nih :’)

    Like

    1. Hai Nadiya, salam kenal! ^^ Makasih kembali yaa udah baca tips random dariku, hehe. Untuk itu belum ada info lebih jelasnya, Nad, kayaknya emang belum diunggabh pihak Mizan, deh. Baru tau temanya doang. Bingung juga kenapa sampai sekarang belum ada info lebih lanjut. Padahal, acaranya kan akhir tahun.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s